Friday, May 20, 2011

When Harry Meet Sally

Tuhan punya cara sendiri mempertemukan laki-laki atau perempuan dengan jodohnya. Skenario Tuhan itu kadang jauh “lebih sinetron” daripada Cinta Fitri, dan drama-drama lainnya. Dan kita manusia cuma bisa tersenyum di akhir karenaNya.


Saya adalah penggila film romantic drama comedy macam When Harry Meet Sally, You’ve Got Mail, Serendepity, atau mungkin He’s Just Not That Into You. Mungkin karena saya begitu tersihir dengan bagaimana pasangan bertemu; bagaimana Harry bertemu Sally misalnya (kalau judulnya di-Indonesia-in kok jadi nggak banget yak..).

Saya tergila-gila pada proses bagaimana dua orang dipertemukan Tuhan.

Harry awalnya udah punya pacar sendiri. Sally pun demikian. Tapi akhirnya, karena takdir Tuhan, semesta pun sepakat kompak bekerjasama membuat mereka jadi pasangan. Kalau kamu belum nonton, saya sarankan banget deh, tonton yang satu ini. Begitu pun You’ve Got Mail yang punya cara sendiri mempertemukan Hanks dan Ryan.

Cara kerja semesta memang sungguh mengagumkan dalam mempertemukan seseorang. Kalau semesta sudah berkolaborasi, bahkan, pasangan yang sudah pacaran sepuluh tahun pun bisa bubar begitu saja, karena si perempuan terpikat dengan seorang lelaki yang baru dikenalnya dua hari lalu.

Kalau semesta sudah berkomplot menyatukan dua orang, maka mereka yang sebelumnya belum saling mengenal pun merasa sada zat kimiawi yang mendekatkan mereka, seolah-olah mereka adalah teman masa kecil yang terpisahkan.

Saya kadang suka kagum sekaligus iri jika mendengar cerita dari teman-teman saya, bagaimana mereka bertemu dan akhirnya menikah. Ada yang akhirnya menikah dengan sahabatnya, dengan orang yang baru dikenalnya tiga hari, dengan orang yang ditemuinya di sebuah seminar, dengan orang yang dikenalnya saat mengurus pembayaran di Tata Usaha..

Karena itulah, saya yakin. Dan berusaha meyakinkan diri. Bahwa akan datang hari, semesta berkomplot mempertemukan saya dengan jodoh saya. Dan saat itu, mungkin hari akan bergerak melambat, detik berjalan melandai, untuk kami.. demi kami..

No comments:

Post a Comment