Saturday, July 2, 2011

Drama Komedi Romantis Paling Oke (Bagian 2)

Berhubung sekarang malming dan saya sudah ngelarin beberes, baiklah dilanjutkan cerita nggak jelasnya soal Top 10 drama komedi romantis menurut saya..


4. 500 Days of Summer


Sepertinya banyak yang suka film ini. Dan rata-rata cowok :p Entah karena jalan ceritanya yang oke, ataukah karena pemeran ceweknya yang cantik, hehe.. Sebenernya film ini jalan ceritanya sederhana. Boy meets girl, he falls in love, but neither the girl. Banyak kan yang mengalami itu?

Film ini membuat saya berpikir soal sejumlah hal: Pertama, bahwa setiap orang yang sedang jatuh cinta biasanya secara alamiah mau diperbudak oleh orang yang dicintainya. Kedua, bahwa jika kita tidak benar-benar jatuh cinta pada seseorang, maka ada saja hal dari dia yang membuat kita ragu. Ketiga, sekeras apapun usaha kita jadi budak orang yang kita cintai, akan sia-sia kalau sejak awal dia memang tidak tertarik pada kita :)

Cerita berkisar soal perasaan Tom pada Summer, his beautiful outstanding office-mate girl. Umm.. Tom ini tergolong cowok kebanyakan yang jatuh cinta karena fisik si cewek menarik. Sedangkan Summer adalah jenis cewek yang minta ditendang cewek lain karena mempergunakan cowok yang disukai hanya karena nggak pengen kesepian. (cih. Amit-amit dah kayak begitu.. God save me.. amin)

Tom suatu ketika "nembak" Summer. Tapi kata Summer, dia nggak mau pacaran sama Tom karena dia nggak percaya sama relationship. So, selama berbulan-bulan keduanya "jalan" dan act like a couple. Tapi tentunya tanpa status karena Summer nggak menginginkan itu.

Kondisi tanpa status itu bikin Tom galau. Pasalnya, dia sudah sangat "jatuh" pada Summer. Bagi Tom, Summer adalah dunianya. Karena itu dia sering merasa nggak terima saat Summer kerap hilang tiba-tiba atau berbuat semaunya. Dan sialnya, Tom ga bisa berbuat apa-apa karena Summer bukan pacarnya. Bukan siapa-siapanya.

Hidup Tom jungkir balik saat Summer meninggalkan dia. Dan lebih parah lagi, saat Summer datang kembali ke hidupnya, namun sudah berstatus suami orang. Oh come on!!! Saya tahu Tom bodoh. He’s such a jerk yang percaya pengorbanannya selama ini bakal membuat Summer luluh dan mau berkomitmen dengannya. Dan pemikirannya salah. Tapi.. pada titik ini saya kasihan pada Tom.

Kebayang nggak sih? Kamu sayang banget sama orang, tapi orang itu nggak mau pacaran sama kamu karena dia nggak mau terikat, tapi suatu hari dia justru "mengikatkan diri" dengan orang lain?

Yah, mungkin memang pernyataan awal Summer soal relationship di awal cerita tampak sangat omong kosong. Tapi saya bisa tarik suatu hal. Ada kalanya prinsip yang kita anut- sekeras apapun itu- berubah oleh sesuatu yang disebut chemistry. Dan chemistry itulah yang secara misterius membimbing kita untuk menentukan dengan siapa pada akhirnya kita bersama :)


5. Kuch Kuch Hota Hai


Hahahaha.. entah kenapa saya ingin masukin film ini ke dalam daftar. Selain karena udah nonton film ini belasan kali (yes i am..) dan saya penggemar Shah Rukh Khan, film ini emang asoi.. Kenapa? Karena ceritanya bagus dan mungkin terjadi di kehidupan nyata (tahu kan, banyak film yang lebay dan mustahil ada kejadian kayak gitu beneran).

Kesimpulan saya soal film ini adalah bahwa kalau jodoh nggak ke mana. Boleh saja kita terpisah ratusan kilometer dari dia, atau bahkan kita sudah jadi milik orang lain, begitu pun dia. Tapi kalau memang udah jodoh, ya akan ada jalan yang mempersatukan (maaf kalau bahasanya ndeso, nggak nemu diksi lain sih.. heee)

Cerita berkisah tentang sepasang sahabat, Rahul dan Anjeli. Namanya India banget ya? Hahahaha.. pertanyaan bodoh. Rahul ini ganteng abis, sementara Anjeli tomboi banget. Keduanya sobatan sejak di bangku kuliah. Someday, datang seorang mahasiswa baru namanya Tina. Nggak usah ditanya cantiknya kayak gimana, karena Rahul langsung berusaha ekstrakeras untuk dapetin cewek ini. Di sinilah Anjeli mulai cemburu. Hahayy.. sinetron banget dah pas ini.

Anjeli pun berniat bilang kalau dia sebenernya sayang sama Rahul. Sayangnya, di saat yang sama Rahul justru jadian sama Tina. Wew, that hurts. Anjeli yang patah hati, kemudian memutuskan untuk stop kontak dengan Rahul, dan keluar dari kampus. Dia nggak ingin tetap berada di kampus itu sementara harus melihat Rahul dan Tina bersama.

Then, cerita meloncat ke tujuh tahun kemudian, di mana Rahul sudah berstatus duda beranak satu, karena Tina meninggal saat melahirkan putri mereka. Karena suatu peristiwa, Rahul kembali bertemu dengan Anjeli. Dan tadaaaa.. seperti fairy tale, si tomboi Anjeli sudah berubah sebagai cewek cantik yang sangat feminin. Rahul pun perlahan mulai merasa ada sesuatu di hatinya saat ada di dekat Anjeli (bahasa India-nya: Kuch Kuch Hota Hai). Sayang, Anjeli udah punya tunangan.

Yah, seperti yang sudah bisa ditebak, si Anjeli akhirnya batal menikah dengan sang tunangan, dan kembali ke pelukan (hoek.. bahasaku menjijikkan) Rahul.. lhah, ceritanya gitu tok ya sebenernya? Wkwkwk.. Tapi si Karan Johar pinter banget ngemas ide cerita simpel itu jadi sebuah drama yang nguras air mata (kayaknya ada yang salah dengan diksi-diksi saya kali ini).

Saya jujur aja nangis mulu nonton film ini. Hahaha.. Dudul ya. Tapi emang kok. Film ini menyentuh banget. Saya nangis di adegan: (1) Raut muka ceria Anjeli yang berubah sedih saat Rahul bilang dia suka sama Tina, (2) Anjeli pamitan sama Rahul dan Tina dari dalam kereta untuk pulang kampung dan berhenti kuliah, (3) Rahul mulai sadar kalau dia suka sama Anjeli.

Oh iya, quote yang terkenal banget dari film ini tuh: "Cinta adalah Persahabatan". Hehehe..

6. Kal Ho Naa Ho


Yey! Saya memang penyuka film Bollywood. Jadi maaf aja kalau film bollywood lagi yang masuk Top10 drama komedi romantis versi saya, hehehe.. Btw, film ini juga diproduseri Karan Johar, dan dimainkan oleh Shah Rukh Khan:p

Kal Ho Naa Ho (artinya kalau ga salah, jika tiada hari esok) bercerita soal Naina, cewek India yang tinggal di New York bersama keluarganya. Dia tipe cewek introvert yang susah banget tersenyum. Maklum, dia ditinggal mati sang bapak, dan dalam keluarga kecilnya, ada masalah yang tak kunjung usai antara ibu dan neneknya. Kehidupan Naina mulai berubah saat datang tetangga baru bernama Aman. Aman yang ceria, ekstrovert, dan ganteng tentunya (ya iyalah.. Shah Rukh Khan gitu), secara perlahan mulai mengubah Naina. Naina yang dulu kaku dan jutek, sekarang berubah jadi sosok yang ceria dan murah senyum.

Lama-lama, Naina mulai suka sama Aman. Sayangnya, pada Naina, Aman mengaku sudah punya istri. Huhuhu... Di tengah masa patah hati itu, Naina dihibur Rohit, sahabatnya yang asal Pakistan. Rohit ini diam-diam suka sama Naina. Cerita bergulir, dan Rohit mulai berusaha mendekati Naina. Ia pun minta tolong Aman untuk bisa dapetin perhatiannya Naina. Karena merasa sudah nggak punya kesempatan mendekati Aman, Naina akhirnya menerima cinta Rohit. Mereka pun menikah.

Huaaa.. adegan pas pernikahan ini sumpah bikin nangis. Saya sampe abis tisu satu rol pas nonton film ini. Huduh.. parah banget deh. Naina menikah dalam kondisi setengah hatinya masih naksir Aman. Saya yang nonton jadi gregetan juga. Aman tega banget siiiih, ngasih harapan ke Naina padahal dia udah punya istri???

Ternyata oh ternyata (gosip banget) Aman sebenarnya juga suka sama Naina. Tapi dia punya penyakit jantung akut dan hidupnya diprediksi nggak lama. Itulah kenapa dia nggak mau nikah sama Naina. Dia mikirnya, kasihan Naina kalau nikah sama dia, tapi nggak lama jadi janda.. heuheu..karena itulah Aman berusaha sekuat tenaga agar Naina nikah sama Rohit, yang dia tahu berasal dari keluarga baik-baik dan memang tulus sayang sama Naina. Dan karena itulah Aman berbohong pada Naina bahwa dia sudah punya istri. Padahal belum..

Naina yang tahu kebohongan-kebohongan Aman, langsung lemes. Gelaaaa.. film ini lucu banget di awal-awal, sementara di endingnya bikin mbrebes mili T_T Aman pun akhirnya meninggal dengan tenang, didampingi Naina dan Rohit di sampingnya.. hiks hiks

Film ini berusaha mengajari kita bagaimana seharusnya kita menyayangi seseorang, bagaimana berkorban, dan bagaimana mengalahkan ego demi kebahagiaan orang yang kita sayang. Two thumbs up buat karya Karan yang ini :)

No comments:

Post a Comment