Sunday, August 14, 2011

Rango: Kisah Bunglon Cupu yang Jadi Pahlawan

Petualangan Lars si bunglon bermula saat ia terdampar di sebuah gurun pasir. Setelah berjalan luntang-lantung mencari air, Lars bertemu dengan iguana cewek bernama Beans. Beans lah yang kemudian mengajaknya ke Dirt, kota yang berisi hewan-hewan aneh macam trenggiling, kadal, tikus got, dll.

Lars awalnya nggak bisa beradaptasi di Dirt. Sampai akhirnya Lars tanpa sengaja mengaku bernama Rango. Lucky him, Rango dikenal warga Dirt sebagai seorang pahlawan pemberani. Hingga akhirnya Rango pun mulai diterima penduduk kota, dan disuruh bertarung melawan si elang jahat yang jadi musuh bersama.

Rango alias Lars beruntung. Karena sebuah ketidaksengajaan, si elang bisa KO di tangannya. Dianggap jadi pahlawan, penduduk kota Dirt kemudian mendapuk Rango sebagai sheriff. Ia pun diminta mencari solusi atas problem kekurangan air bersih yang dihadapi penduduk kota itu. Berhasilkah Rango mengatasi masalah itu?

Awalnya saya beli film ini karena terbujuk nama Jhonny Depp. Ya, suara Rango si kadal ijo memang diisi oleh Mr.Depp yang sekseh. 30 menit pertama, saya masih ragu apakah akan melanjutkan nonton atau stop. Kenapa coba? Saya jijik banget sama pemeran-pemeran di film ini yang 11-12 sama binatang aslinya. Eww..

Bayangkan aja ada trenggiling, tikus got, kadal coklat, di layar televisi. Ampun dah, ampuuun.. Tahu sendiri kan, biasanya kartun itu tokohnya lucu n nggemesin. Shrek aja yang digambarkan buruk rupa, bagi saya masih lucu dilihat. Tapi film ini enggak ada lucunya sama sekali.. Hiks..

Untung deh jalan ceritanya bagus. Saya suka ide sang sutradara yang ambil setting di gurun pasir, dan mengetengahkan minimnya ketersediaan air sebagai problem cerita. Yeah, sedikit-banyak film ini membuat saya sadar kalau selama ini saya hobi buang-buang air. Apalagi kalau mandi saya suka lama banget :'(

Bagi saya, Rango lumayan lah. Kalau nggak salah, film ini sebenarnya menuai pujian dari mana-mana karena idenya out of the box. Tapi berhubung agak serius sebagai film kartun, saya nggak menjadikan film ini sebagai salah satu my favourite movies, hehehe..

No comments:

Post a Comment