Wednesday, July 17, 2013

Lupa


Lelaki itu selalu membawa rintik di ujung daun yang baru jatuh pagi tadi
Ia menitipkan rindunya di dalam sana, karena takut malam sewaktu-waktu datang merampas, menganiaya bayangannya:
Tentang perempuan yang menantinya dalam gerak merangkak laba-laba.
Namun ia lupa gelap tak sekalipun peduli keramaian pun risalah kesendirian

tapi hujan, hujan
bayangan perempuan itu seketika membuyar, dalam rama-rama di genangan
Tercerabut lalu terinjak kaki-kaki yang bergegas berlari
Menuju malam yang lupa sejarah rintik. Lupa sejarah pagi. Lupa.

dan lelaki itu menangis, sejadi-jadinya sampai ia lupa pernah meringkus resahnya
karena air mata buatnya bukan rasa
tapi duka
ia lupa bayangan perempuannya bisa mengada
tapi juga bisa berkelana

Buat Masnya Mbak N :)

No comments:

Post a Comment