Friday, July 15, 2011

Dia Bisa Menjelma

Tubuhmu berdaya gravitasi kuat..
Kapan pun bertemu, bulir-bulir magnetik itu selalu menarikku padamu.
Cara bicaramu juga disesapi kafein,
Yang terus kuresap, hingga tak terhitung lagi ribuan detik kita lewati di selanya petang.

Dan mungkin tawamu serupa pelukan aspirin,
Yang menjejali tubuhku dengan kenyamanan dan rasa aman dari sakit yang mengerat...

Tebet,
15 Juli 2011

No comments:

Post a Comment