Monday, August 22, 2011

My Boyfriend is Type B: Apa Golongan Darah Pacar Kamu?

Banyak yang bilang film ini lumayan oke. Saya lihat di Kaskus, resensinya juga nggak buruk-buruk amat. So, saya mulai menonton film Korea sepanjang 90 menit ini dengan ekspektasi yang lumayan tinggi. Maklum, udah lama nggak ada drama komedi romantis yang nyantol di hati. Kwkwkwk

Dilihat dari judulnya, kita juga sudah bisa menduga cerita film ini soal apa. My Boyfriend is Type B (MBTB) berkisah soal Dong Gun, cowok bergolongan darah B yang teramat sangat menyebalkan. Emang sih dia ganteng. Tapi kelakuannya sumpah nggak banget! Meski begitu, banyak perempuan yang tergila-gila sama dia.

Karena sebuah peristiwa, Dong Gun bertemu dengan Ha Mi, seorang cewek cantik yang sifatnya kebalikan banget sama dia. Kalau Dong Gun adalah cowok egois, njengkelin, sok ganteng, ketus, dan kepedean, Ha Mi adalah tipe cewek polos yang baiiiiik banget. Ha Mi ini nggak tahu kenapa mau-mau aja misal disuruh ini-itu sama si menyebalkan Dong Gun.

Bodo amat ya, banyak yang bilang Dong Gun seksi dan keren. Bagi saya, dia nggak lebih dari cowok menyebalkan yang sok superior. Nggak tahu deh saya kepengaruh aktingnya atau kenapa. Yang jelas sepanjang film saya ikut emosi jiwa melihat Ha Mi mau aja terus-terusan diakalin Dong Gun. Wkwkwk

Konflik terbangun dengan ketidaksetujuan sahabat Ha Mi (saya lupa namanya) pada hubungan keduanya. Sahabat Ha Mi ini sangat percaya kalau cowok bergolongan darah B nggak ada yang bener. Kepercayaan itu dia pegang setelah pernah dikecewakan dengan cowok jenis itu. so mulailah si sahabat menggunakan segala daya upaya untuk menjauhkan Ha Mi dari Dong Gun. Berhasilkah dia? Apakah Ha Mi pada akhirnya percaya kalau dia sebagai cewek bergolongan darah A nggak cocok dengan cowok tipe B?

Film ini sempat menarik di awalnya. Tapi sampai tengah, cenderung membosankan. Saya sampai forward filmnya biar segera sampai ke ending. Hehehe.. Ya tapi sebenarnya idenya lumayan juga sih. Dan saya juga suka endingnya. Di mana kamera menunjukkan Dong Gun mengejar Ha Mi sampai ke bus kota, dan kemudian duduk di sebelahnya. Dia nggak berkata apa-apa. Cukup menyandarkan kepalanya di bahu Ha Mi, lalu tersenyum :)

No comments:

Post a Comment