Friday, June 8, 2012

Intermezzo #5

dan hujan menyimpan kekaguman,
menahun bisu
pada pagi dan langit berarak pekat

:serupa wajah yang menyembunyikan cerita
pada ketika

kau pernah ada menyusup masa
menawarkan sisa-sisa perjamuan semalam

tak perlu ada yang tahu,
pun sang perajuk waktu
nafas kita beria senja dulu

dihapusnya jejak-jejak pada tanah basah
mengadu pada hilir yang jemu dirundung kemarau
mungkin,
selamanya,
hanya ada kata-kata tanpa kesempatan bicara

No comments:

Post a Comment