Thursday, October 18, 2012

Chiang Mai, Kota Asyik untuk Galau

tribudragonthai.com
Saya langsung jatuh hati begitu memasuki kota ini. Chiang Mai ternyata hangat dan menyenangkan, jauh dari hiruk-pikuk seperti yang saya jumpai di Bangkok. Udaranya pun terasa sejuk. Mungkin karena kota di utara Thailand ini terletak di pegunungan, dan minim kendaraan bermotor.

Sayang, saya tak lama di Chiang Mai. Karena gagal mengunjungi Chiang Mai Zoo, kami pun memutuskan langsung ke penginapan. Perjalanan dengan tuktuk sore itu menjadi salah satu bagian yang membekas di ingatan.

Chiang Mai sore itu sungguh membuat hati tenang dan nyaman. Saya membayangkan, jika punya waktu lebih lama, berjalan kaki sore hari di sini pasti menyenangkan. Apalagi jika duduk di salah satu tamannya. Hmm.. Saya yakin deh, saya bisa bikin beberapa puisi saking galaunya. Hehehe..

tripextras.com
vintage.johnnyjet.com

Dalam bahasa Indonesia, Chiang Mai berarti kota baru. Pada abad 12 lalu, Raja Lannathai membangun tembok pertahanan di sekeliling kota untuk melindungi serangan tentara Burma. Chiang Mai memang sempat jadi rebutan kerajaan tetangga, sampai akhirnya resmi jadi bagian Thailand pada abad 17.

Tembok pertahanan Old Lanna itu masih ada sampai sekarang. Keberadaan tembok berwarna coklat bata itu bahkan membuat Chiang Mai semakin tampak eksotis di mata saya. Sayang banget, kami tak sempat foto-foto di sana saking mepetnya waktu.

kerajaannusantara.com
Rux Thai Guesthouse
Di Chiang Mai, kami menginap di Rux Thai Hotel dengan tarif 600 baht per malam, atau Rp 60 ribu per orangnya. Saya merekomendasikan hotel ini karena sejumlah hal. Pertama, letaknya dekat dengan Chiang Mai Night Market. Kedua, harganya murah. Ketiga, kamarnya bagus dan bersih. Keempat, wifi-nya gratis dan kencang. Kelima, menyediakan fasilitas taksi murah ke bandara.

Setelah mandi dan beberes, malamnya kami jalan kaki ke Night Market. Waduh, ini nih godaan.. Banyak banget barang manis di sini. Bedanya dengan Chatuchak Weekend Market, barang-barang di Chiang Mai Night Market sedikit lebih mahal. Tapi barang-barangnya lumayan kok. Benda antik banyak tersedia di sini.

bookyourgolf.net

Walau cuma semalam, tapi Chiang Mai bisa bikin saya kepingin ke sana lagi. Semoga suatu saat ada rezeki, dan saya bisa foto alay di Old Lanna sambil bikin puisi :)

Artikel lainnya soal Chiang Mai:
Hati-Hati Pilih Perempuan Chiang Mai!
Menuju Chiang Mai Menumpang Bus Super-Jadul
Wat Rongkhun, Sebuah Surga di Utara Thailand
Jam 5 Pagi Diturunin Bus di Pinggir Jalan Chiang Rai

No comments:

Post a Comment